7 Cara Self-Healing, Cepat Menyembuhkan Hati Terluka

Sebahagian besar orang cenderung pernah mengalami hati yang terluka dalam berbagai bentuk. Baik terluka karena gagal meraih sesuatu, kecewa terhadap seseorang dan masih banyak lainnya. Biasanya, jika sudah begitu melakukan self-healing sangat membantu diri kalian.

Sesuai namanya, self-healing merupakan salah satu cara menyembuhkan hati terluka yang bisa dilakukan secara mandiri. Cara ini sangat efektif dalam membantu seseorang yang memiliki masalah dengan emosinya.

 

Ada beberapa cara self-healing yang korang boleh lakukan. Berikut ulasan informasi 8 cara self-healing yang cepat menyembuhkan hati terluka:

  1. Tanyakan pada Diri Sendiri

Cara self-healing yang pertama iaitu tanyakan pada diri sendiri mengenai apa yang diinginkan sebenarnya. Sebahagian besar orang jika sudah merasa terpuruk cenderung bingung untuk memastikan apa yang sebenarnya diinginkan. Alangkah baiknya bila korang dapat jujur pada diri sendiri apa yang sedang dirasa dan keinginan apa yang timbul di benak kalian.

Hindarilah melampiaskan segala perasaan menyesakkan hati korang pada sesuatu hal hingga menimbulkan kejadian buruk lainnya. Cubalah untuk jujur terhadap diri sendiri sebab hanya korang sendiri yang mengetahui apa sesungguhnya yang ada di lubuk hati terdalam.

 

  1. Berdamai dengan Keadaan

Seseorang yang memiliki luka di hatinya cenderung merasa sangat sulit untuk melupakan kenangan buruk tersebut. Bahkan, mengingat kembali segala peristiwa yang menyesakkan hati seringkali tak terhindarkan. Ya, setiap orang berhak marah dan kesal dengan kejadian yang tidak diinginkannya.

Namun, apakah dengan menyalahkan keadaan dapat menyembuhkan hati terluka? Apakah dengan terus mengingat dan memaki keadaan korang dapat tenang? Sudah pasti jawabannya adalah tidak. Salah satu cara self-healing yang sangat dianjurkan iaitu berdamai dengan keadaan. Sebab, setiap kegagalan dapat membuatkan korang belajar menjadi peribadi yang lebih baik.

 

  1. Mindfulness

Tidak berhenti di situ saja, korang juga harus mindfulness atau berpikir dengan penuh kesadaran. Hal ini sangat diperlukan dalam self-healing. Bagaimana tidak? Dengan mengelola perasaan, pikiran serta lingkungan nantinya korang dapat memikirkan dan memaknai setiap kejadian menjadi lebih sehat.

Tidak perlu bingung bagaimana caranya. Ada beberapa cara yang korang boleh lakukan dalam mindfulness, salah satunya iaitu dengan memejamkan mata di tempat yang sekiranya tenang dan damai. Selanjutnya, fokuslah terhadap segala pikiran yang menyesakkan dada dan cubalah untuk memikirkan diri sendiri pula. Secara penuh kesadaran, fahamilah semua pergulatan emosi yang ada di dalam diri kalian. Menariknya, mindfulness nantinya mampu meningkatkan self-compassion serta memahami makna kehidupan.

 

  1. Self-Compassion

Self-compassion merupakan kemampuan dalam memahami dan merespons emosi yang ada di dalam diri. Melalui cara ini, seseorang nantinya mampu memahami dirinya sendiri dan tentu saja bisa menyembuhkan hati terluka.

Cara ini dapat membuat kalian memaknai segala pengalaman yang tidak nyaman dengan emosi yang berbeza. Sederhananya, korang dapat memaknai ketidaknyamanan atau sakit hati secara positif. Jika sudah begini, korang secara otomatis pula akan meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri dan dapat merespons kejadian buruk dengan lebih positif. Secara signifikan pula korang dapat menyembuhkan hati terluka dengan cepat.

 

  1. Me Time

Jika dirasa masih ada yang menyesakkan di dalam hati, cubalah untuk melakukan me time. Cara self-healing ini bertujuan agar korang dapat melepaskan segala pikiran yang berkecamuk soal hati. Tanamlah di dalam pikiran, sesakit hati apapun itu, korang masih berhak memilih untuk bahagia.

Melakukan me time dapat dengan berbagai cara. Dengan menjalankan aktiviti yang menyenangkan, berhibur di suatu tempat atau hanya sekadar merehatkan diri di suatu tempat yang tenang dan damai. Meluangkan waktu untuk diri sendiri memang sangat diperlukan agar tubuh, fikiran dan perasaan korang dapat seimbang.

 

  1. Tempatkan Masa Lalu pada Tempatnya

Terlepas itu bahagia atau sedih, setiap orang tentu saja memiliki masa lalunya masing-masing. Sangat beruntung bila korang dipenuhi oleh masa lalu yang tergolong menyenangkan dan manis. Namun, ada juga beberapa dari kalian yang memiliki masa lalu kelam. Bahkan, meskipun sudah beberapa tahun lalu terlewati, perasaan hati terluka tersebut masih tersimpan rapi di dada.

Satu hal yang harus disadari dan dimengerti, kalian sudah tidak bisa lagi mengubah masa lalu kelam tersebut. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Salah satu cara yang korang boleh lakukan iaitu dengan menempatkan masa lalu pada tempatnya. Sederhananya, cubalah untuk menjadikan masa lalu sebagai salah satu guru yang dapat mendewasakan korang. Masa lalu bukan untuk terus disesali di masa depan, namun untuk diambil pelajaran berharganya.

 

  1. Menjadikan Penyesalan sebagai Kekuatan

Seperti yang dikatakan sebelumnya, jadikan masa lalu atau penyesalan sebagai guru dalam mendewasakan diri. Bahkan, korang juga dapat menggunakan penyesalan atau masa lalu menjadi kekuatan di masa depan. Tak boleh dinafikan, masa lalu atau penyesalan cenderung dapat menghantui diri korang. Pada saat itu terjadi, cubalah untuk menggunakan sudut pandang yang berbeza dan lebih positif.

 

Jadikan kegagalan tersebut sebagai sebuah pembelajaran yang berharga dalam menyembuhkan hati terluka. Tanamlah juga di dalam pikiran korang, kegagalan merupakan hal wajar di kehidupan seseorang. Yang perlu dilakukan hanyalah belajar untuk tidak melakukan kesalahan yang sama di masa akan datang.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.